Selasa, 22 Maret 2011

10 Kampus Paling Angker di Inggris

Fenomena mistis tidak hanya menjangkiti Indonesia. Di Britania Raya, ada juga fenomena mistis. Diyakini, penampakan ini terlihat di beberapa kampus di Britania Raya. Berikut adalah 10 kampus di Britania Raya yang dikenal angker seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (1/11/2011).

1. University of Andrews
Pada abad pertengahan, University of St Andrews merupakan pusat agama di Skotlandia dan diyakini menjadi salah satu lokasi yang paling angker di negara tersebut.

Penampakan yang paling sering dilihat adalah White Lady, yang paling sering muncul di ruang dasar katedral. Penampakan ini terlihat mengenakan gaun putih panjang dengan rambut hingga pinggang. Pada 1868, dua tukang batu menemukan sejumlah peti mati saat memperbaiki sebuah menara. Salah satu peti terbuka dan berisikan jenazah wanita muda dalam gaun putih dan sarung tangan kulit putih, yang diawetkan.

2. Durham University
Tidak butuh waktu lama untuk membuat telinga dan bulu kuduk berdiri ketika menetap di kastil Durham University yang berusia 800 tahun. Legenda mengatakan bahwa pada abad ke-19, istri Uskup Van Mildert, Grey Lady mengapung naik-turun di Black Staircase di kastil tersebut, sejak menemui ajal. Sebelum dimiliki universitas, kastil ini dimiliki oleh uskup tersebut.

Di masa lampau, salah satu mahasiswa Durham, Frederick Copeman juga diyakini menjadi penampakan di kastil tersebut. Disebutkan bahwa Copeman melempar dirinya dari menara katedral setelah gagal saat ujian.

3. Southampton University
Dibangun di atas tanah pemakaman kuno suku Indian, bagian kampus bernama Avenue Campus di Southampton University ada penampakan hantu perempuan. Seorang staf kampus melaporkan pernah melihat sepasang tangan tanpa tubuh mencuat keluar dari bagian bawah bilik toilet.

Sementara staf keamanan yang mendapat shift malam, mendengar langkah kaki dan furnitur berpindah di ruang kelas yang kosong.

4. Cambridge University
Peterhouse, college tertua di Cambridge University merupakan tempat dari aktivitas mistis. Pada akhir 90-an, hantu dari bendaharawan pada abad 18 yang gantung diri, terlihat di berbagai kesempatan.

Hal ini mengakibatkan beberapa staf perguruan tinggi menolak untuk memasuki ruangan dengan kayu ek dari abad ke-13. Kabar beredar, hantu tersebut terlahir terlihat di ruangan ini.

5. Oxford University
Beberapa mahasiswa yang sedang belajar kelompok di malam hari di perpustakaan St John’s College mengaku melihat penampakan pria tanpa kepala yang memegang lilin sambil menendang kepalanya di lantai.

St John’s College merupakan salah satu kampus yang ada di Oxford. Penampakan ini diyakini sebagai hantu Uskup Agung William Laud. Dia merupakan mantan rektor Oxford, yang dipenggal kepalanya karena pengkhianatan pada 1645.

6. Exeter University
Hantu yang ada di Exeter University dikabarkan mengenakan seragam tukang cat berupa overall, dengan kuas di satu tangan dan kaleng cat di tangan lainnya. Dia menjelajah koridor gedung kampus utama setelah tewas saat bekerja.

Beberapa meyakini dia meninggal karena dibunuh pembunuh bayaran sementara yang lain meyakini dia pembunuh bayaran. Apapun opini yang keluar, diyakini bahwa sang hantu ingin berada di tempat tersebut untuk menyelesaikan pekerjaannya.

7. University of York
Sebuah survei terbaru dari paranormal di York melaporkan sebanyak 500 hantu menghantui kota bertembok. Sementara pada 2002, Lembaga Peneliti Hantu Internasional (IGRF) menyatakan bahwa York merupakan kota di Eropa yang paling angker.

Penampakan yang terlihat termasuk pasukan legiuner Roma yang berbaris melalui gudang bawah tanah. Selain itu, terdengar tangisan anak-anak yang dibunuh dan dikubur di terkubur di bawah tanah sebuah sekolah pada zaman Victoria.

8. Brunel University
Sebagian Brunel University merupakan bekas bangunan rumah sakit isolasi untuk penyakit menular. Kampus ini memiliki sejarah mengenai fenomena yang tidak dapat dijelaskan, terutama di kampus St. John’s.

Seorang sekretaris yang punya kemampuan seperti paranormal melaporkan ke media kampus telah melihat “seorang gadis muda mengenakan baju rumah sakit berjalan menyusuri koridor”.

9. Royal Holloway, University of London
Rumor mengatakan bahwa pendiri University of Surrey, Thomas Holloway menghantui alun-alun Royal Holloway sebagai kucing hitam. Cerita dari mulut ke mulut menyebutkan bahwa sebuah lukisan terkutuk di galeri foto universitas.

Galeri ini merupakan tempat ujian. Saat waktu pelaksanaan ujian, lukisan ini biasanya ditutupi bendera Inggris, Union Jack. Rumor menyebutkan bahwa saat ujian, seorang siswa pernah sangat terganggu dengan apa yang dia lihat di lukisan itu dan kemudian bunuh diri di mejanya.

Lukisan bertajuk ‘Man Proposes, God Disposes’, dilukis oleh Sir Edwin Lanseer pada 1864. Lukisan ini menggambarkan dua beruang menganiaya Franklin, yang tewas saat melakukan ekspedisi mengeksplorasi Kutub Utara.

10. University of Wales, Newport
Penampakan yang paling sering terlihat adalah seorang wanita tambun mengenakan overall berwarna coklat dengan rambut disanggul. Penampakan ini pemandangan akrab bagi mereka yang tinggal dan bekerja di University of Wales, Newport.

Dikenal sebagai Big Bertha, wanita ini disebut sebagai Bertha Ramsey, seorang sipir yang ditemukan tewas di bawah tangga setelah jatuh dari lantai kedua selama liburan Natal pada 1962.

Bahkan sebelum hantu ini membuat penampilan pertamanya, rektor bersikeras melihat saudara kembar Bertha, ada di pemakaman. Sebelumnya diketahui, Bertha tidak memiliki saudara kembar.


Selasa, 22 Februari 2011

7 Kasus Kematian Karena Tertawa

1. Zeuxis, Pelukis Yunani menertawai lukisan wanita yang baru saja ia selesaikan. Kemudian karena tertawa terlalu berlebihan, akhirnya ia sesak napas dan mati pada akhirnya.


2. Konon Komedian Yunani, Philemon mati karena menertawakan leluconnya sendiri.


3. Chrisyppus, Seorang Filsuf Yunani mati karena tertawa pada saat melihat keledai sedang makan buah ara.


4. Mendengar cerita jorok dari saudara perempuannya penulis dari Italia, Pietro Aretino tertawa hingga terjungkal dari kursinya kemudian ia kejang-kejang lalu mati.


5. Pengarang eksentrik asal Skotlandia, Thomas Urquhart mati ketika menertawakan perbaikan singgasana raja Charles II.


6. Malam bulan April 1872. Nyonya Fitzherbert, bersama teman-temannya yang berasal dari Northamptonshire pergi ke Drury Lane Theatre untuk menonton Beggar’s Opera. Ketika seorang karakter bernama Polly melakukan adegan konyol, Nyonya Fitzherbert tertawa begitu keras hingga tidak bisa berhenti dan terpaksa dikeluarkan dari ruang theatre. Satu minggu setelah malam itu, Nyonya Fitzherebert dikabarkan mati karena terserang histeria berkelanjutan.


7. 24 Maret 1975. Alex Mitchell mati tertawa saat menonton tayangan TV komedi The Goodies. Pada episode itu, muncul karakter yang berdandan khas orang Skotlandia dan bermain kungfu. Setelah 25 menit tertawa, Alex berhenti tertawa, kemudian merosot di sofa terkena serangan jantung. Istrinya yang mengetahui hal tersebut, mengirimkan surat pada Goodies karena telah membuat suaminya mati dalam kebahagiaan.


Fakta dan Seluk Beluk Sumpah Pocong

Sumpah pocong yang konon merupakan tradisi masyarakat pedesaan adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisi terbalut kain kafan layaknya orang yang telah meninggal.

Sumpah ini tak jarang dipraktekkan dengan tata cara yang berbeda, misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi tapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk.

Sumpah pocong biasanya dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan dilengkapi dengan saksi dan dilakukan di rumah ibadah (mesjid). Di dalam hukum Islam sebenarnya tidak ada sumpah dengan mengenakan kain kafan seperti ini. Sumpah ini merupakan tradisi lokal yang masih kental menerapkan norma-norma adat. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan suatu tuduhan atau kasus yang sedikit atau bahkan tidak memiliki bukti sama sekali.

Di dalam sistem pengadilan Indonesia, sumpah ini dikenal sebagai sumpah mimbar dan merupakan salah satu pembuktian yang dijalankan oleh pengadilan dalam memeriksa perkara-perkara perdata, walaupun bentuk sumpah pocong sendiri tidak diatur dalam peraturan Hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata. Sumpah mimbar lahir karena adanya perselisihan antara seseorang sebagai penggugat melawan orang lain sebagai tergugat, biasanya berupa perebutan harta warisan, hak-hak tanah, utang-piutang, dan sebagainya.

Dalam suatu kasus perdata ada beberapa tingkatan bukti yang layak diajukan, pertama adalah bukti surat dan kedua bukti saksi. Ada kalanya kedua belah pihak sulit menyediakan bukti-bukti tersebut, misalnya soal warisan, turun-temurunnya harta, atau utang-piutang yang dilakukan antara almarhum orang tua kedua belah pihak beberapa puluh tahun yang lalu. Bila hal ini terjadi maka bukti ketiga yang diajukan adalah bukti persangkaan yaitu dengan meneliti rentetan kejadian di masa lalu. Bukti ini agak rawan dilakukan. Bila ketiga macam bukti tersebut masih belum cukup bagi hakim untuk memutuskan suatu perkara maka dimintakan bukti keempat yaitu pengakuan. Mengingat letaknya yang paling akhir, sumpah pun menjadi alat satu-satunya untuk memutuskan sengketa tersebut. Jadi sumpah tersebut memberikan dampak langsung kepada pemutusan yang dilakukan hakim.

Sumpah ada dua macam yaitu Sumpah Suppletoir dan Sumpah Decisoir. Sumpah Supletoir atau sumpah tambahan dilakukan apabila sudah ada bukti permulaan tapi belum bisa meyakinkan kebenaran fakta, karenanya perlu ditambah sumpah. Dalam keadaan tanpa bukti sama sekali, hakim akan memberikan sumpah decisoir atau sumpah pemutus yang sifatnya tuntas, menyelesaikan perkara. Dengan menggunakan alat sumpah decisoir, putusan hakim akan semata-mata tergantung kepada bunyi sumpah dan keberanian pengucap sumpah. Agar memperoleh kebenaran yang hakiki, karena keputusan berdasarkan semata-mata pada bunyi sumpah, maka sumpah itu dikaitkan dengan sumpah pocong. Sumpah pocong dilakukan untuk memberikan dorongan psikologis pada pengucap sumpah untuk tidak berdusta.